Rabu, 18 November 2015

Kritik Jurnal

Judul                   : Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web
Penulis      : Minarni dan Fazril Hadi saputra

A.   Judul
Dari judul tersebut tidak jelas, tidak ada penjelasan kapan sistem ini akan mulai dioperasikan.

B.   Gaya Penulisan
Masih ada tanda baca yang kurang tepat. Sebaiknya dibagian abstrak ditulis dengan bahasa Indonesia.

C.   Abstrak
Sudah bagus karna membahas masalah yang sedang diinginkan yaitu “Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web”.

D.   Tujuan
Tujuan penelitian sudah sangat jelas, tapi masih ada point yang harus dibahas.

E.   Ide
Ide sangat bagus karena perpustakaan online memang harus dibuat agar lebih praktis.

F.    Desain dan Metode Ilmiah
Metode ilmiah sudah baik karena sudah membahas perancangannya

G.   Analisis Perencanaan
Dibagian ini peneliti sudah cukup jelas menyebutkan kebutuhan fungsi yang harus dibuat. Berdasarkan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah: Merancang dan membangun sistem informasi perpustakan yang tepat untuk perpustakaan dengan berbasis web. Dengan fungsional yang lebih praktis yang tidak membuang biaya, tenaga dan waktu.

Catatan

Pada jurnal ini masalah yang dijelaskan sudah baik dan jelas. Walaupun masih ada beberapa kekurangan dan kelebihan dari jurnal tersebut, namun jurnal tersebut sudah membantu membahas apa kekurang di pertpustakaan. Dan memberikan solusi yang baik.

Minggu, 01 November 2015

Fingerprint

I.            Latar Belakang

Fingerprint atau pemindai sidik jari adalah sebuah perangkat elektronik yang digunakan untuk menangkap gambar digital dari pola sidik jari,  sebuah sistem  input yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah data dari seorang yang menggunakan sistem tersebut. Alat ini pertama kali digunakan Federal Bureau Investigation (atau populer dengan sebutan FBI) di Amerika Serikat sekitar tahun 60-an. Sidik jari ini biasanya tertinggal di tempat kejadian perkara sebuah peristiwa kriminal. FBI kemudian menggunakannya untuk mengetahui jati diri korban atau bahkan tersangkanya. Hanya dengan memasukkan sidik jari seseorang melalui melalui teknologi komputer, pihak berwenang pun langsung mendapatkan data seputar nama, tanggal lahir dan sejarah kriminalnya.

II.         Pembahasan

Fingerprint dibuat untuk memudahkan kerja manusia dalam kegiatan dalam sehari hari. Biasanya sistem ini digunakan di sekolah, kampus, perkantoran untuk absensi kehadiran, proses pemindai absen sidik jari akan dilakukan pada awal masuk dan pulang yang  jelas, bukti kehadiran karyawan bisa didapat lewat alat ini. Tentu saja, hal ini sangat membantu divisi Sumber Daya Manusia untuk mengevaluasi kinerja para karyawan. Sistem ini bahkan juga digunakan untuk kepentingan keamanan dalam hal ini biasanya digunakan untuk akses masuk kedalam perangkat seperti telpon genggam, tablet ataupun laptop.

Sistem Fingerprint pada telpon genggam




Dalam hal ini sistem tersebut hanya digunakan pada gadget yang touchscreen saja atau dengan kata lain layar sentuh. Ada juga untuk keamanan tempat tinggal dan juga tempat penginapan seperti kost kostan atau pun hotel, untuk tempat tinggal biasanya sistem ini digunakan untuk mengakses masuk kerumah ataupun kamar.




Ilmu sidik jari di Indonesia khususnya di kalangan kepolisian [harus dicek kebenarannya] dirintis oleh seorang desertir SS Nazi Jerman yang lari ke Belanda dan kemudian ditempatkan di Makassar oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai perwira polisi. Setiap taruna Akpol di Indonesia mengenal namanya sebagai perintis sidik jari di kalangan kepolisian Indonesia. Nama desertir SS Nazi tersebut adalah Gustav Poppeck, mertua kedua pelukis maestro S.Sudjojono. Gustav Poppeck dimamakamkan di TPU Menteng Pulo.

Fungsi lain dari sidik jari sebenarnya sangat banyak. Seperti segala sesuatu dalam tubuh manusia, pola ini terbentuk melalui kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Kode genetik dalam DNA memberikan perintah umum dalam pembentukan kulit selama dalam janin yang sedang berkembang, tetapi cara tertentu pembentukan adalah hasil dari kejadian acak. Posisi yang tepat dari janin dalam kandungan pada saat tertentu dan komposisi yang tepat, kepadatan cairan ketuban di sekitar kitasemua mempengaruhi bagaimana setiap individu membentuk polanya sendiri.

Jadi, selain hal-hal yang tak terhitung jumlahnya yang mempengaruhi genetik Anda, ada faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi pembentukan sidik jari. Sama seperti kondisi cuaca yang membentuk awan atau garis pantai, seluruh proses pembentukan sangat acak, di seluruh perjalanan sejarah manusia hampir tidak ada pola yang sama persis terjadi dua kali.

Akibatnya, sidik jari merupakan penanda unik untuk seseorang, bahkan kembar identik. Ketika dua sidik jari mungkin terlihat sekilas sama, seorang penyelidik terlatih atau software khusus dapat melihat perbedaan yang jelas.
Ini adalah ide dasar dari analisis sidik jari, baik investigasi kejahatan dan keamanan. Fungsi scanner fingerprint adalah untuk menggantikan tugas seorang analis dengan mengumpulkan sampel cetak dan membandingkannya dengan sampel lainnya pada daftar.

Sistem software scanner menggunakan algoritma yang sangat kompleks untuk mengenali dan menganalisa hal-hal kecil tersebut. Ide dasarnya adalah untuk mengukur posisi relatif dari hal-hal kecil tersebut. Cara termudah untuk memahami hal tersebut adalah dengan mempertimbangkan bentuk-bentuk minutia ketika Anda menarik garis lurus di antara mereka. Jika dua cetakan memiliki tiga akhiran pola dan dua bifurcations, menghasilkan bentuk yang sama dengan dimensi yang sama, ada kemungkinan besar keduanya berasal dari fingerprint yang sama.
Untuk mendapatkan kecocokan, sistem scanner tidak harus mencari seluruh pola hal-hal kecil baik dalam sampel dan dalam daftar, scanner hanya perlu menemukan sejumlah pola minutia dari dua cetakan yang memiliki kesamaan. Jumlah pasti sangat bervariasi sesuai dengan program scanner.

Berikut adalah cara kerja fingerprint:






III.        Diskusi

Perangkat ini akan lebih baik jika ada disetiap tempat seperti kegiatan belajar, seperti sekolahan maupun perguruan tingggi agar pada saat absensi tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Untuk menjalankan ini semua pihak kampus dan sekolah dan pemerintah harus membantu.

IV.      Kesimpulan

Namun dalam penggunaan sistem pengidentifikasian sidik jari ini, ada beberapa hal yang bisa mengurangi kredibilitasnnya sebagai pengakes data seseorang. Seperti, tidak bersedianya seseorang memberikan data yang akurat sesuai dengan jati dirinya. Ini bisa saja karena data orang tersebut tidak ingin diketahui oleh orang lain baik pemerintah maupun institusi lain sehingga ada pemalsuan nama dan sebagainya. Juga tak tertutup kemungkinan, orang memanipulasi alat ini untuk masuk ke data orang lain. Tentu semua itu berkaitan dengan kriminalitas, Asal kelengkapan dan keakurasian data bisa diperoleh maka alat ini pun akan menjadi sangat berguna.


                    https://id.wikipedia.org/wiki/Sidik_jari